CARIFAKTA.COM – AMBON, Sabtu, 31 Oktober 2026 – Provinsi Maluku meraih peringkat ketiga nasional dalam Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) 2026. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan program pembangunan kepemudaan di wilayah tersebut.
Dalam pemeringkatan yang dikeluarkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Bali menempati posisi pertama, disusul Daerah Khusus Jakarta di peringkat kedua. Sementara Maluku berada di urutan ketiga.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan kepemudaan tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan generasi muda dalam berbagai program dan kegiatan pembangunan daerah.
Hasil Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat
Hendrik menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah provinsi dengan pemerintah di 11 kabupaten dan kota di Maluku.
Ia menilai, penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan dorongan untuk meningkatkan kualitas program pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan generasi muda.
Pemerintah daerah, kata dia, perlu terus memperkuat kebijakan yang memberikan ruang lebih luas bagi anak muda untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
Dengan keterlibatan tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat kebijakan, tetapi juga berperan sebagai bagian dari proses pembangunan.
Pemberdayaan Pemuda Jadi Prioritas
Peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pemberdayaan generasi muda, menjadi salah satu komitmen Pemerintah Provinsi Maluku yang tertuang dalam Sapta Cita Pembangunan Daerah.
Pemerintah daerah diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pemuda untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan keterampilan, serta mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan ekonomi.
Pembangunan kepemudaan juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas anak muda.
Kolaborasi tersebut penting agar program yang dijalankan dapat menjangkau lebih banyak generasi muda di berbagai wilayah Maluku.
Maluku Didorong Pertahankan Capaian
Hendrik berharap posisi tiga besar nasional dalam IPP dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan kepemudaan secara berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerja sama yang telah terbangun agar kualitas generasi muda Maluku semakin meningkat.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan milik seluruh masyarakat Maluku, termasuk para pemuda dan pemerintah daerah di 11 kabupaten dan kota.
Ke depan, pemerintah provinsi berkomitmen mempertahankan sekaligus meningkatkan hasil pembangunan kepemudaan agar generasi muda Maluku mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Tantangan Pembangunan Generasi Muda
Peringkat dalam Indeks Pembangunan Pemuda menjadi salah satu gambaran capaian pembangunan kepemudaan. Namun, upaya meningkatkan kualitas generasi muda tetap membutuhkan program yang konsisten dan berkelanjutan.
Pemerataan akses pendidikan, kesempatan kerja, pengembangan keterampilan, serta ruang partisipasi menjadi sejumlah aspek yang perlu terus diperhatikan.
Capaian Maluku di posisi ketiga nasional diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan dan meningkatkan kualitas hidup generasi muda di seluruh wilayah.
