![]() |
| (Foto : detikcom) |
CARIFAKTA.COM – BOGOR. Kasus penganiayaan terhadap seorang balita berusia 3 tahun di Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Polisi memastikan bahwa pelaku yang menyebabkan luka berat pada tubuh bocah tersebut adalah ayah tirinya sendiri.
“Terlapor ayah tirinya, sudah mengakui. Korban masih dirawat di RSUD Kota Bogor,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, Kamis (4/12/2025).
Penyidik kepolisian akan segera menggelar perkara untuk meningkatkan status kasus tersebut ke tahap penyidikan sekaligus menetapkan tersangka.
“Terkait kasus aniaya anak, kasus akan digelar perkara naik sidik (penyidikan) dan tap (penetapan) tersangka,” lanjutnya.
Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah balita tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Menurut Kepala Desa Jampang, Wawan Hermawan, korban mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala, kaki, dan tangan.
“Hasil visum ada penggumpalan darah di kepala, sehingga korban harus menjalani operasi. Kakinya dibalut perban karena diindikasikan remuk atau patah. Tangannya juga memar, indikasi ada penganiayaan,” jelas Wawan, Rabu (3/12).
Balita tersebut tinggal bersama ibu kandung dan ayah tirinya. Namun, orang tua korban sebelumnya berdalih bahwa kondisi anak sudah demikian sejak bangun tidur.
“Masih berkelit waktu itu. Ibu kandung bilang anaknya bangun tidur sudah dalam kondisi seperti itu,” ujar Wawan.
Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh kakek korban di Kalisuren setelah menerima kabar mengenai kondisi cucunya pada Selasa (2/12). Wawan yang mendampingi kakek korban menjelaskan bahwa kejadian diduga terjadi pada malam Selasa antara pukul 19.00 hingga 24.00 WIB.
“Jam 1 pagi hari Selasa, keluarga dari sana memberi tahu kakeknya di Jampang. Kakeknya langsung ke lokasi. Melihat kondisi cucu yang sudah tidak bisa berdiri, orang tua kemudian membawa korban ke rumah sakit,” jelasnya.
Kasus penganiayaan ini terus didalami oleh pihak kepolisian. Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dialaminya. DB
