Carifakta.com, Tebing Tinggi. Puluhan guru di Kota Tebing Tinggi mengaku hingga pertengahan Januari 2026 belum menerima tunjangan gaji ke-13. Keterlambatan ini disebut memengaruhi perencanaan keuangan mereka, terutama untuk kebutuhan keluarga dan persiapan tahun ajaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi, Deni Saragih, SE, mengakui pencairan tunjangan tersebut masih tertahan. Hal itu disampaikan Deni saat dikonfirmasi jurnalis melalui pesan WhatsApp.
“Menunggu APBD 2026, karena uang di transfer Kementerian Keuangan pas akhir tahun,” ujar Deni dalam pesan yang diterima Carifakta.com.
Menurut Deni, pembayaran gaji ke-13 akan dilakukan setelah dana diterima. Ia menyebut proses pencairan akan dilaksanakan secara bertahap dan terbuka. “Kami terus memantau proses pencairan, agar hak para guru bisa segera terpenuhi,” kata Deni.
Sejumlah guru berharap proses administrasi dan koordinasi bisa dipercepat agar hak mereka tidak tertunda lebih lama. Mereka menilai kepastian jadwal pembayaran penting untuk menjaga stabilitas keuangan rumah tangga dan mendukung fokus kerja sebagai tenaga pendidik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan tambahan dari pihak Pemerintah Kota Tebing Tinggi terkait jadwal pasti pencairan serta skema pembayaran tunjangan gaji ke-13 yang tertunda.SN