CARIFAKTA.com, Tebing Tinggi — Antrean kendaraan terlihat di hampir seluruh SPBU di Kota Tebing Tinggi pada Kamis, 5 Maret. Warga datang berbondong-bondong untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) setelah mendengar kabar mengenai kemungkinan kelangkaan.
Meski demikian, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh terbatasnya stok BBM. Sejumlah petugas SPBU menyebutkan bahwa persediaan bahan bakar masih dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal seperti biasa.
Kepadatan kendaraan di sejumlah SPBU dipicu oleh banyaknya masyarakat yang datang dalam waktu bersamaan untuk mengisi bahan bakar. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga keluar area SPBU dan sempat menimbulkan kepadatan lalu lintas di beberapa titik jalan di Kota Tebing Tinggi.
Salah seorang petugas SPBU di Tebing Tinggi mengatakan bahwa stok BBM sebenarnya masih tersedia dan tidak ada pengurangan pasokan.
“Stok BBM sebenarnya aman dan pengiriman juga tetap berjalan normal. Antrean panjang ini terjadi karena masyarakat datang bersamaan setelah mendengar kabar soal kelangkaan, sehingga banyak yang takut kehabisan,” ujar petugas SPBU tersebut.
Sementara itu, seorang pelanggan yang ikut mengantre mengaku sengaja datang lebih awal untuk mengisi bahan bakar setelah mendengar informasi dari lingkungan sekitar dan media sosial.
“Saya dengar dari teman dan juga dari media sosial katanya BBM bisa langka, jadi saya langsung isi saja supaya aman untuk beberapa hari ke depan,” kata Eci pengendara yang sedang mengantre di salah satu SPBU di Tebing Tinggi.
Ia berharap informasi yang beredar mengenai pasokan BBM dapat segera dijelaskan secara resmi agar masyarakat tidak merasa khawatir.
Situasi antrean ini menunjukkan bagaimana informasi yang belum tentu benar dapat memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar pelayanan di SPBU tetap berjalan lancar. SN/RD