Breaking News

Pedagang Pasar Inpres Tebing Tinggi Keluhkan Pembagian Kios dan Pungutan Retribusi

Carifakta.com, Tebing Tinggi — Sejumlah pedagang Pasar Inpres Tebing Tinggi menyampaikan keluhan terkait belum terealisasinya pembagian kios pascarevitalisasi pasar. Hingga kini, sebagian pedagang masih berjualan di pinggir jalan meski pembangunan pasar telah selesai.

Di sisi lain, pedagang mengaku pungutan retribusi sudah mulai diberlakukan. Kondisi tersebut dinilai belum sejalan dengan fasilitas yang diterima pedagang.

Salah seorang pedagang, Dodi Rajagukguk (38), mengatakan sebelum revitalisasi dilakukan, pedagang dijanjikan akan mendapatkan kios.

“Sebelum kios dibangun, kami dijanjikan semua pedagang akan mendapatkan tempat. Namun sampai sekarang belum terealisasi, sementara retribusi sudah berjalan,” ujarnya, Rabu (22/4/2023).

Hal senada disampaikan Amri (40), pemerhati pasar, yang menilai revitalisasi belum memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Ia menyebut kondisi pasar masih belum tertata optimal dan memerlukan penyesuaian lebih lanjut, termasuk terkait fasilitas yang digunakan pedagang.

Para pedagang berharap Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi dapat segera memberikan kejelasan mengenai pembagian kios serta melakukan penataan pasar secara menyeluruh.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kota Tebing Tinggi, Marimbun Marpaung, menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengikuti kegiatan musrenbang. Ia juga menyebutkan bahwa penyampaian data dan informasi akan disampaikan melalui satu pintu bersama Dinas Komunikasi dan Informatika. SN

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close