CARIFAKTA.COM – TEBING TINGGI, Unit Reskrim Polsek Padang Hulu, Polres Tebing Tinggi, mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Lubuk Baru, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi.
Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan dua dari empat orang yang diduga terlibat. Keduanya masing-masing berinisial EP (25) dan MPN, warga Desa Kataran, Kecamatan Tebing Tinggi.
Kapolsek Padang Hulu AKP Rudi Asman, S.H., Kamis (27/8/2026), mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.
Saat itu, korban Agung Widiarto sedang mengendarai sepeda motor Yamaha NMax di Jalan Gatot Subroto. Dalam perjalanan, korban diduga dihampiri empat orang yang menggunakan dua sepeda motor.
"Salah seorang pelaku menendang korban saat sedang mengendarai sepeda motor. Selanjutnya, seorang pelaku turun dan mengayunkan sebilah samurai ke arah pinggang kiri korban. Para pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa sepeda motor NMax milik korban," ujar Rudi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Padang Hulu memerintahkan Kanit Reskrim Ipda MTP Marpaung, S.H., bersama personel melakukan penyelidikan.
Petugas kemudian mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan warga yang sempat melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Polisi juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan sejumlah jalur yang diduga dilalui.
Dari hasil penyelidikan dan penelusuran CCTV, polisi mengidentifikasi salah seorang yang diduga terlibat, yakni EP.
Pada Selasa (25/8/2026), EP diamankan di kawasan SPBU Pabatu saat hendak mengisi bahan bakar. Petugas kemudian melakukan pengembangan hingga mengamankan MPN di kawasan Pajak Bunga.
Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Scoopy, sebilah pisau bergerigi, dan sebilah samurai yang diduga berkaitan dengan kejadian.
"Hingga saat ini, Polsek Padang Hulu masih melakukan pengejaran terhadap dua orang lainnya yang diduga terlibat. Polisi juga masih melakukan pencarian terhadap sepeda motor NMax milik korban," kata Rudi.
Proses penyelidikan dan penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian serta memastikan keterlibatan masing-masing pihak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. AS