CariFakta.com – TEBINGTINGGI, Pembangunan tembok PT TSM di kawasan sempadan Sungai Padang, Kota Tebingtinggi, mendapat sorotan DPRD. Pemko Tebingtinggi dan BBWS Sumatera II diminta turun ke lokasi untuk memastikan status lahan dan kesesuaian pembangunan tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Tebingtinggi, Hiras Gumanti, menilai pembangunan tembok tersebut menyalahi ketentuan sempadan sungai dan meminta agar dibongkar.
“Penembokan sempadan sungai jelas menyalahi Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai. Jadi, perusahaan memang harus membongkar bangunan itu,” tegas Hiras, Selasa (6/10/2026).
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tebingtinggi, Mhd. Ikhwan, meminta Pemko dan BBWS memastikan status serta batas lahan PT TSM, sekaligus menjamin akses masyarakat dan fungsi sempadan sungai tetap terlindungi.
“Jangan sampai persoalan ini menimbulkan keresahan masyarakat atau bahkan memicu konflik antara masyarakat dan perusahaan,” ujarnya.
Terpisah, BBWS Sumatera II membenarkan telah mengetahui persoalan tersebut. Jika tidak ada kendala, petugas BBWS akan meninjau lokasi pada Kamis (8/10/2026).
Peninjauan tersebut diharapkan memberikan kepastian mengenai status lahan, batas sempadan, akses masyarakat, dan kesesuaian pembangunan tembok dengan ketentuan yang berlaku. SN